JAMBIHITS.ID, JAMBI — Manajemen Mall Jamtos menggelar yasinan dan doa bersama untuk mengenang almarhum Peko Pradana, petugas keamanan yang meninggal dunia setelah menjadi korban insiden ledakan akibat dugaan kebocoran gas di gudang catering Mall Jamtos.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (6/10) malam tersebut berlangsung dalam suasana penuh duka. Yasinan menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa manajemen Jamtos kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
Sejumlah keluarga almarhum turut hadir dalam kegiatan tersebut. Paman Peko, Bastian, menyampaikan apresiasi kepada pihak manajemen Jamtos atas perhatian dan kepedulian yang diberikan sejak Peko menjadi korban insiden hingga proses pemakamannya di Kabupaten Kerinci.
Bastian mengatakan, setelah insiden ledakan terjadi, Peko sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari. Selama masa perawatan, pihak Jamtos disebut terus memberikan perhatian dan turut membantu kebutuhan pengobatan almarhum.
“Dari keluarga kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Jamtos yang sudah peduli kepada almarhum, mulai dari pengobatan selama beberapa hari di rumah sakit sampai ikut membantu proses pemakaman Peko di Kabupaten Kerinci,” kata Bastian.
Menurut Bastian, kepedulian tersebut sangat berarti bagi keluarga, terlebih saat mereka tengah menghadapi masa berduka setelah kehilangan Peko.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan yasinan dan doa bersama yang digelar manajemen Jamtos. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghormatan bagi almarhum, tetapi juga menunjukkan perhatian Jamtos kepada keluarga korban.
Diketahui, insiden ledakan sebelumnya terjadi di gudang catering Mall Jamtos dan diduga berkaitan dengan kebocoran gas. Dalam kejadian tersebut, Peko Pradana yang bertugas sebagai petugas keamanan menjadi salah satu korban dan harus mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani perawatan selama beberapa hari, kondisi Peko kemudian memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya selanjutnya dibawa ke Kabupaten Kerinci untuk dimakamkan.
Melalui yasinan dan doa bersama tersebut, manajemen Jamtos, keluarga serta rekan-rekan almarhum bersama-sama mendoakan Peko Pradana agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mereka juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
















Discussion about this post