MUARO JAMBI – Perjalanan hukum Kepala Puskesmas (Kapus) Kebon IX berinisial DL dan bendaharanya, LB, resmi memasuki babak baru.
Keduanya kini mendekam di balik jeruji besi setelah ditahan oleh Kejaksaan Negeri Muaro Jambi terkait dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Di tengah proses hukum yang berjalan, Anak- anak dari Ibu DL, menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik. Ia menegaskan bahwa ibunya tidak pantas dihakimi sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
“Ibu kami tidak bersalah. Beliau tidak pernah mengajarkan keburukan, tidak pernah membesarkan kami dengan kebencian, dan tidak pernah mendorong kami untuk menyakiti siapa pun. Semua yang beliau lakukan hanya satu: berusaha sekuat tenaga agar kami tumbuh menjadi manusia yang baik,” ujar anak-anak ibu DL
Anak-anak dari ibu DL juga menyebut, selama ini sang ibu dikenal sebagai sosok pekerja keras yang mengabdikan diri di bidang kesehatan, sekaligus berperan sebagai ibu dalam keluarga.
“Jika hari ini ada kesalahpahaman, jangan jadikan ibu kami sebagai pihak yang disalahkan sebelum semuanya jelas. Ia hanya seorang ibu yang bekerja dengan kemampuannya dan dengan doa yang tidak pernah putus,” katanya.
Anak dari Ibu DL juga menambahkan bawa ibu kami tidak pantas menerima tuduhan, cibiran, atau prasangka. Karena, dari sebelum ia menjadi kepala puskesmas. Ia sudah mendapatkan fasilitas yang lebih dari kata cukup dari seorang laki laki yang ia cintai yakni ialah ayah kami sendiri.
“Bayangkan kehancuran hati anak-anak yang setiap hari menunggu kepulangan beliau di pintu rumah. Penjara bukanlah tempat bagi seorang Ibu yang hatinya putih. Penjara akan menjadi noda permanen bagi seseorang yang sepanjang hidupnya menjaga kehormatan diri dan keluarganya” Ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
“Kami hanya memohon agar dinilai dengan adil. Jangan sakiti hati seorang ibu yang sebenarnya tidak pernah berniat menyakiti siapa pun,” Tambahnya.
Dan kami selaku anak anak dan pihak dari keluarga ibu DL meminta Tolong kepada bapak presiden yang terhormat prabowo subianto, para menteri dan penegak hukum agar nilai ibu kami dengan seadil-adilnya dan usut tuntas kasus yang sedang berlangsung. (*)






















Discussion about this post