Melihat anak-anak yang sehat dalam tumbuh kembangnya tentulah merupakan harapan bagi setiap Orang Tua. Hal demikian juga menjadi Doa dan Harapan bagi pasangan Suami Istri Pak Mansur dan ibu laili yang tinggal di RT 003 RW 000 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Semuanya berawal saat pasangan ini dihadiahi oleh Tuhan seorang Anak laki-laki yang mereka beri Nama MUHAMMAD ALWI AL MANSHUR. Sejak awal Alwi lahir, tak tampak tanda-tanda yang mencurigakan pada kedua matanya, sekilas sama dengan anak-anak lainnya. Namun Saat usianya mencapai 6 bulan, kedua Orang Tua Alwi melihat ada perbedaan pada kedua Bola mata Alwi, gerakan matanya seperti tak normal dan adanya bintik putih pada bagian Hitam kedua bola matanya itu.
Orang tuanya kemudian langsung membawa Alwi Untuk pengecekan Mata ke Rumah Sakit Theresia. Hasil pemeriksaan sangat membuat kedua pasangan itu syok, menurut keterangan dokter Alwi mengidap penyakit Katarak Kongenital yang merupakan jenis penyakit mata Katarak pada anak-anak. Kondisi ini membuat Mata Anak-Anak Asimetris atau Juling, penglihatannya buram dan jika tidak ditangani dengan Cepat dan benar maka dapat berpotensi pada kebutaan.
Keterangan dokter ini membuat sesak Hati orangtua Alwi, Alwi kemudian diarahkan untuk Rujuk ke Rumah Sakit Cicendo, sebuah Rumah Sakit specialis penyakit Mata yang berada di Kota Bandung. Dengan segala keterbatasan dan demi Kesehatan Si Buah Hati Orangtua Alwi kemudian langsung membawa Alwi ke Rumah Sakit rujukan tersebut.
“Dek Alwi kan pakai BPJS, Tapi karena rujukannya jauh ke Bandung jadi butuh biaya besar buat pendampingan ke sana, apalagi di sana banyak tahapan pengobatan matanya jadi bukan dengan waktu yang sebentar mas, pokoknya kami waktu itu mas, apa yang bisa kami jual ya kami jual mas demi pengobatan dek Alwi secepatnya” Ucap Pak Mansur kepada tim Redaksi.
Dengan biaya yang didapat dengan jerih payah itu Alwi kemudian berobat di RS Cicendo Selama 2 bulan, Operasi mata Alwi berjalan lancar namun Masih membutuhkan rangkaian tindakan lainnya untuk terapi mata, selain itu pada bola mata Alwi juga masih tertanam Benang yang seharusnya beberapa bulan setelah operasi itu harus dicabut kembali.
Alwi dan keluarga kemudian pulang Ke Jambi, namun beberapa bulan kemudian saat sudah waktunya untuk cabut benang operasi, Orang tua Alwi belum mendapatkan Dana untuk kembali ke RS Cicendo karena biayanya yg lumayan besar, dan hingga saat ini alwi sudah berusia 2 Tahun setengah sementara Benang operasi itu masih berada di mata Alwi dan kedua matanya juga belum normal seperti Umumnya.
Kemudian ujian kedua datang, Pasangan ini kembali dihadiahi Tuhan Seorang Anak Perempuan yang mereka beri nama NAJMATUL HAFIDZHOTIN NAFISAH AL MANSUR. Sama Seperti Kakaknya, Najma juga terlahir dengan kondisi yang sekilas terlihat normal, namun saat usianya 2 bulan, ibunya kembali melihat adanya bintik dan perbedaan pada kedua mata Najma, karena takut dan khawatir dengan pengalaman sebelumnya, Najma langsung di Bawa Ke RS Kambang Untuk pemeriksaan, Hasil pemeriksaan kembali membuat pasangan ini Terpukul, Sama seperti kakaknya Alwi, Najma juga menderita penyakit Katarak Kongenital Sehingga Kedua Matanya tidak bisa melihat seperti orang biasanya.
Dalam keadaan terpukul mendengar kabar itu, Orang tua Najma membawa Najma ke Rumah Sakit lain, mereka mencoba periksa lagi ke rumah sakit THERESIA berharap ini hanyalah kesalahan diagnosa dokter, namun di Rumah Sakit kedua ternyata hasilnya sama saja dan Pasangan ini menyadari bahwa memang mereka sedang diuji dengan ujian yang dulu pernah mereka hadapi. Kembali mereka dibuatkan surat rujukan bahwa Najma harus berobat ke RS Cicendo di Kota Bandung.
Keadaan ini betul-betul membuat orangtua Alwi dan Najma berada dalam kepelikan, ditambah lagi dengan ujian Ekonomi karena mereka saat ini juga mendidik dan mengasuh anak-anak di Yayasan Quran yang mereka miliki. Bagi orangtua santri yang mampu, mereka meminta bantuan sepantasnya untuk menanggung makan minum dan kebutuhan santri, namun bagi Orang Tua santri yang tidak mampu, mereka menggeratiskan santrinya untuk belajar dan mengaji di Yayasan Tersebut.
“Yah sebenarnya selama ini kami sudah berusaha untuk pengobatan si adek sebisa mungkin pakai uang sendiri mas, tapi yah sekarang keadaannya betul-betul sulit, jadi kami minta bantuan kepada orang-orang baik yang kiranya punya kemampuan dan keikhlasan untuk membantu” Ucap Pak Mansur.
“Iya mas apalagikan ini adek berdua ini juga terbatas waktu dan tindakan pengobatannya harus secepat mungkin supaya tidak semakin parah penyakit matanya” Tambah Bu laili kepada tim redaksi.
Pasangan ini juga sudah berupaya meminta bantuan kepada DINSOS Kota Jambi dan BAZNAZ Provinsi Jambi namun belum ada kabar baik untuk pengobatan Alwi dan Najma ini.
Tim Tekab Jambi yang merupakan organisasi Driver OJOL yang sebelumnya juga sudah sering terlibat dalam aksi kemanusiaan sudah mendatangi langsung kediaman Alwi dan Najma dan memang kondisi keduanya benar-benar membutuhkan bantuan sesegera mungkin.
Kepada semua pembaca dan pihak yang ingin membantu Biaya pengobatan Alwi dan Najma agar kakak beradik ini bisa segera berangkat ke RS Cicendo Bandung dan besar Harapan kami agar keduanya bisa segera pulih dan bisa melihat seperti orang pada umumnya, bisa membantu melalui nomer rekening Orang Tuanya berikut ini:
BANK BSI, NOREK: 7325737497 Atas Nama MOH MANSUR.
ATAU BANK BRI, NOREK: 0020 0119 6425 500 ATAS NAMA LAILI MUKHOYAROH.
Untuk konfirmasi donasi atau Narahubung lebih lanjut bisa melalui kontak berikut:
0822-7845-9163 (Pak Mansur Ayah Alwi Najma)
0822-7941-9342 (Sucipto AB, Ketua Tekab Jambi)
0852-7975-1451 (Marwan, Tim Relawan Jambi)
0853-6696-6622 (Fajar, Humas Tekab Jambi)
0831-2169-8381 (Ibad, Tim Redaksi Jambihits.id)






















Discussion about this post