Penutupan kegiatan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Yang dlam kesempatan tersebut, menyerahkan secara langsung piala serta hadiah kepada para peserta lomba yang berhasil meraih juara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menghadirkan suasana Ramadan yang penuh semangat, khususnya bagi anak-anak.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, menjadi amal kebaikan, serta membawa keberkahan bagi Kota Jambi,” ujar Wali Kota.
Ia menambahkan, keberadaan Z-Corner dan Taman Banjuran Budayo diharapkan dapat menjadi ruang publik yang hidup bagi masyarakat, tempat berkumpul, berkreasi, belajar, sekaligus memperkuat nilai budaya dan spiritualitas di tengah kehidupan masyarakat kota.
“Kehadiran Z-Corner dan Taman Banjuran Budayo juga kita harapkan menjadi ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berkumpul, berkreasi, belajar, serta memperkuat nilai budaya dan spiritualitas di tengah kehidupan kota,” tambahnya.
Kepada seluruh peserta lomba, Wali Kota Jambi memberikan motivasi agar terus belajar dan berusaha mengembangkan potensi diri. Menurutnya, setiap anak yang berani tampil dan berusaha sudah merupakan pemenang.
“Saya ingin menyampaikan bahwa semua anak-anak yang hadir hari ini adalah pemenang. Karena keberanian untuk tampil, belajar, dan berusaha adalah kemenangan yang sesungguhnya. Bagi yang mendapatkan juara hari ini kami ucapkan selamat, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Teruslah belajar, berlatih, dan mencintai Al-Qur’an,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi masa depan yang akan menjadi pemimpin, ulama, ilmuwan, seniman, dan tokoh yang membawa kebaikan bagi daerah.
Maulana menjelaskan, bahwa Pemerintah Kota Jambi terus berupaya menghidupkan suasana Ramadan dengan berbagai kegiatan positif yang melibatkan anak-anak dan masyarakat.
“Hari ini saya bersama Wakil Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup berada di Banjuran Budayo dalam rangka menutup kegiatan Kampung Ramadhan Z-Corner yang diadakan oleh BAZNAS Kota Jambi. Kami memang menghidupkan suasana Ramadhan dengan berbagai ajang prestasi bagi anak-anak,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di beberapa lokasi lain di Kota Jambi, seperti Pasar Beduk Ramadan Bahagia di Terminal Rawasari yang setiap hari menghadirkan berbagai perlombaan bersama Dinas Pendidikan dengan jumlah peserta lebih dari 500 orang secara kumulatif.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kehadiran Z-Corner dan pasar Ramadhan yang menjajakan berbagai makanan untuk berbuka puasa.
Lebih jauh, Wali Kota Jambi menekankan pentingnya menyediakan ruang kegiatan positif bagi anak-anak, terutama di tengah tantangan era digital dan derasnya arus informasi yang berpotensi membawa pengaruh negatif.
“Kita menyadari betul tantangan anak-anak kita saat ini di era disrupsi informasi. Banyak informasi yang belum tentu benar, dan juga ada kegiatan negatif seperti judi dan lainnya yang membahayakan. Karena itu kita harus memberikan ruang kepada anak-anak untuk berekspresi dalam hal-hal yang positif,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak ruang kegiatan yang mendorong anak-anak berprestasi sehingga mereka terbiasa melakukan hal-hal baik dan menjauh dari pengaruh negatif.
Wali Kota Jambi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jambi tengah memperjuangkan kebijakan yang memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, salah satunya melalui pengaturan jam kerja ASN agar orang tua memiliki waktu lebih bersama keluarga.
“Kami sedang berjuang bersama Kementerian PAN-RB untuk menggeser jam masuk ASN menjadi pukul 08.00. Dalam Peraturan Wali Kota juga akan ada kewajiban bagi orang tua ASN untuk sarapan bersama dan mengantar anak ke sekolah, agar kedekatan emosional antara orang tua dan anak semakin kuat,” jelasnya.






















Discussion about this post